Entri Populer

Rabu, 10 Desember 2014

fanfiction jodha akbar




BERSAMBUTNYA CINTA
part.1


          Perpisahan akan selalu menciptakan sebuah jarak diantara dua insan , dan jarakpun akan menciptakan kerinduan,apalagi kalau hati dua insan yang terpisah itu ternyata sudah terpaut satu sama lain maka kerinduan yang dirasakan akan semakin berat untuk dipendam. Dan itu lah yang saat ini sedang dirasakan oleh jalal dan jodha, mereka sama-sama memendam kerinduan yang teramat dalam,,,pagi itu jalal sedang merawat tanaman tulsi(kemangi) milik jodha,menyiraminya agar tidak layu dan mati, setelah selesai jalal berdiri mematung sambil membayangkan kalau saat itu jodha sedang melakukan tulsi pujanya, "ratu jodha,baru saja kemarin aku meninggalkan mu ,tapi sekarang aku sudah sangat merindukanmu,,,apakah kau merasakan hal yang sama dengan apa yang aku rasakan saat ini,!!! Ujar jalal,saat itu dia terlihat sedih karena merindukan jodha yang masih ingin tetap tinggal dirumah orang tuanya di amer. Dan kita dibawa melayang ke amer (ciii,,,emang layangan bisa melayang2 😊
Saat itu jodha memang sedang melakukan tulsi pujanya,dia menyenandungkan mantra pujanya dengan  khusuk,suaranya sangat merdu serasi dengan suasana pagi yang cerah itu,tapi sayang suasana hati jodha tidak secerah cuaca pagi  itu. Jodha selesai dengan pujanya, saat dia berbalik  jodha melihat jalal berdiri sambil tersenyum manis padanya, "shahensha... " gumam jodha, dia tertunduk sedih karena jalal yang ia lihat itu hanyalah halusinasi belaka, "shahensha,,,baru kemarin kau pergi meninggalkan ku,tapi aku sudah merindukan mu. Aku tidak tahu keputusan ini benar atau salah,tapi aku sudah terlanjur memutuskan seperti ini dan aku harus konsisten dengan apa yang aku putuskan. " ujar jodha sambil berlalu menuju kekamar ibunya.
~ff by Mitha Violet


Mainawati sedang berbincang-bincang dengan dadisa saat jodha datang, jodha memberi salam pada ibu dan neneknya, "jodha, kemarilah duduk didekat kami, karena kami juga sedang membicarakan mu tadi, kebetulan kau datang kemari nak, " ujar mainawati mengajak jodha untuk duduk didekat mereka,setelah jodha duduk diapit oleh ibu dan neneknya dia bertanya, "ada apa ibu,tadi kau mengatakan kalau kau dan nenek sedang membicarakan  tentang aku,??? ,dadisa mengelus sayang rambut  cucu tersayangnya itu dan menjelaskan tentang maksud mereka untuk memintanya kembali pulang ke agra, jodha sedikit terkejut ,tidak menduga kalau ibu dan neneknya mau meminta dia pulang kembali ke agra, "ibu,nenek,,,kalian ingin aku pulang kembali ke agra, apa kalian tidak mau menampungku lebih lama lagi disini,??? rajuk jodha, mainawati memeluk bahu jodha dan mengatakan kalau bukan itu maksud mereka, "tidak jodha,kau jangan berfikir seperti itu. Kami hanya tidak ingin jarak antara kau dan kaisar semakin jauh nak,karena itu hanya akan membuat hubungan kalian merenggang,jadi akan lebih baik kalau kau segera menyusul kaisar yang sudah dulu pulang ke agra, " jelas mainawati yang tidak mau jodha salah faham dengan maksud baik mereka untuk menyatukan dia dan jalal lagi,jodha terlihat berfikir lalu dia pamit pergi pada ibu dan neneknya.   Kita kembali lagi pada jalal yang masih setia mematung ditempatnya semula, tiba-tiba rahim datang menghampirinya,rahim memberi salam pada jalal dan jalal berjongkok untuk menyeimbangkan tingginya dengan rahim, "wa'alaikum salam khan e khana, sedang apa kau disini ,??? Tanya jalal pada rahim yang saat itu memegang wadah air untuk menyiram tanaman, rahim dengan wajah polosnya menjawab, "aku kesini untuk merawat tanaman kemangi coti amijaan yang mulia. Kau sendiri,sedang apa disini,??? Rahim balik bertanya pada jalal,   jalal tersenyum geli dengan ulah rahim,sambil mencubit gemas pipi rahim dia menjawab kalau dia disitu juga karena sedang merawat tanaman coti amijaan rahim, mendengar itu rahim menghembuskan nafas kesal dan jalal heran melihatnya lalu dia bertanya dan jalal heran melihatnya lalu dia bertanya  kenapa rahim kelihatan kesal,  dengan gaya sok cool rahim berkata, "kau seharusnya tidak perlu melakukan itu yang mulia,,,karena aku lah yang lebih berhak untuk merawat tanaman coti amijaan ku. " jalal tidak bisa menahan tawanya melihat tingkah rahim yang baginya sangat lucu,rahim jadi bertambah kesal, "mengapa kau malah tertawa,,,??? Aku mengatakan kalau kau tidak boleh merawat tanaman coti amijaan ,seharusnya kau mengatakan bersedia untuk tidak melakukanya lagi,bukan malah tertawa seperti itu, " jalal mengambil wadah air dari tangan rahim dan meletakannya di tanah,lalu dia menggendong rahim, "baiklah khan e khana,,,aku tidak akan melakukannya lagi,  tapi apa boleh aku membuat kesepakatan dengan mu. Aku ingin kita merawat tanaman ratu jodha ini secara bersama-sama, bagaimana,,,apa kau setuju, !!! Ujar jalal sambil berjalan menuju bangku taman dan mereka duduk berdampingan, rahim mengetuk-ngetukan pelan jari telunjuknya kekening seolah-olah dia sedang berfikir keras(ciii,,,rahim sok dewasa 😁
Rahim akhirnya menyetujui kesepakatan yang di ajukan jalal tadi,lalu dia pamit undur diri karena jalal sudah menyiram tanaman itu maka dia tidak perlu menyiramnya lagi, "aku pergi dulu yang mulia,,,karena aku harus belajar sekarang,,,salam, " . setelah rahim pergi jalal kembali teringat pada jodha, dan dalam hati dia berkata, "ratu jodha,apa kau tahu kalau rahim sangat sayang dan memperhatikan dirimu, jadi ku harap kau akan cepat kembali kesini, ".

5 komentar: