Jodha beranjak dari tempat tidurnya lalu pergi ke kamar mandi ,dia mencuci muka di wasstafel mata nya agak sembab akibat terlalu lama menangis tadi. Setelah selesai mencuci muka dia berniat ke dapur untuk mencari sesuatu yang bisa untuk di makan,pas jodha liwat dari ruang tamu ia melihat jalal sedang berbicara serius di telfon,di lihatnya raut wajah jalal nampak marah tapi juga cemas,jodha bersikap cuek saja dan berjalan terus menuju dapur,,,tapi langkah kaki nya terhenti kala telinganya mendengar kata-kata jalal yang seperti mencemaskan ruqaiya. Dengan rasa penasaran jodha diam-diam menguping pembicaraan jalal , jalal tidak tahu kalau jodha mengupingnya karena dia membelakangi jodha.
"kau bilang ruqaiya ada di tangan mu sekarang,!!! Brengsek kau abul mali,kalau kau berani sedikit saja menyentuh wanita ku akan ku buat kedua mata mu jadi buta ,,tidakkah kau ingat bagaimana dulu aku memecahkan mata kiri mu hah,??? Kali ini mata kanan mu yang akan aku pecahkan kalau kau berani menyakiti ruqaiya. Katakan apa mau mu hah,??? Jalal benar-benar sangat marah karena abul mali menyandra kekasihnya ruqaiya.
"Jalal,,jalal,,,kau boleh saja sombong karena dulu kau pernah memecahkan satu mata ku. Tapi kali ini aku tidak kembali dengan kelemahan yang sama seperti 1'tahun yang lalu,aku sekarang punya koneksi yang akan membantu ku dalam misi menghancurkan hidup mu jalal,,,hhaaahhhhaaaa, "
Terdengar suara menyahut dari seberang telfon dan orang itu adalah abul mali musuh besar jalal,,,dia adalah anak tiri humayun ayah jalal jadi statusnya abul mali itu saudara tirinya jalal. Dia ingin merebut perusahaan humayun dari tangan jalal yang statusnya adalah anak kandung humayun dan pewaris sah JA grup. Tapi keserakahan dan ambisi abul mali membuat dia ingin memiliki sesuatu yang sudah nyata-nyata tidak berhak sedikitpun atas dirinya. Jalal dengan kesombongan tingkat dewa mengatakan kalau 1'tahun yang lalu saja abul mali tidak bisa mengalahkan dirinya itu pun berlaku untuk masa sekarang,abul mali tertawa terbahak-bahak mendengar kesombongan jalal yang semakin setinggi langit itu,
"Simpan saja dulu kesombongan mu itu jalal,,,sekarang kita buat kesepakatan karena kalau tidak nyawa kekasih mu ini akan melayang,,hhaahhaa. Jadi kalau kau masih menginginkan wanita ini hidup maka datang lah ketempat yang sudah aku tentukan ,mengerti,??
Jodha masih berdiri ditempatnya semula dan terus saja menguping, jalal berpikir kalau abul mali hanya menggertak atau mengancam nya saja,
"Kau ingin membuat kesepakatan dengan ku abul mali,,,hhaahaa . kau pikir aku akan segera menyetujui membuat kesepakatan dengan mu hah,!! Tidak mali kau salah,,,dan ruqaiya,??? Kau pasti hanya menggertak ku saja bukan,kau sebenarnya tidak menculik ruqaiya kan,dasar bodoh kau pikir aku akan termanipulasi dengan trik murahan seperti itu, " . Jodha yang menguping berkata dalam hati kalau jalal itu terlalu sombong ,
"dasar pria sombong,dia pikir semua orang itu bisa dia taklukkan hanya karena dia kaya raya,coba saja kalau para dewa menghukumnya dia pasti akan sadar bahwa ada satu kekuatan yang tidak bisa ia lawan yaitu kekuatan yang maha kuasa, "
Abul mali mengatakan silahkan saja kalau jalal tidak mau percaya pada apa yang dia ucapkan tapi dia akan mengirimkan sebuah foto yang akan membuat jalal mempertimbangkan kesepakatan yang ia ajukan, tak lama kemudian ada pesan mms masuk dan di layar hp jalal terpampang foto ruqaiya yang sedang di ikat dikursi dan sebuah pisau terlintang dilehernya ,sepertinya ruqaiya juga sedang pingsan karena terlihat dari kepalanya yang terkulai, mata jalal terbelalak melihat foto ruqaiya ,,,ia memaki habis-habisan pada abul mali dan segera meraih kunci audinya kemudia jalal bergegas untuk pergi ketempat yang dikatakan oleh abul mali tadi. Jodha awalnya tidak mau peduli pada jalal,setelah jalal pergi dia melanjutkan niatnya kedapur untuk mencari makanan karena cacing-cacing didalam perutnya sudah ber DJ ria meminta makanan. Lamborghini green milik jalal melaju kencang membelah kepekatan malam menuju lokasi dimana abul mali sudah menunggunya. Dirumah jodha sedang makan mie instan karena hanya itu makanan yang ia bisa makan,(kirain cm d indonesia aja yg mkan mie instan ,,hehe #lupakan)
Selesai makan jodha berniat untuk mandi karena ia merasa gerah,saat ia berjalan menuju kamarnya tak sengaja jodha melihat secarik kertas di meja yang disitu tertulis sebuah nama tempat,jodha mengambil kertas itu lalu membacanya ,,,sejenak ia tertegun,tapi tak lama kemudian ia bergegas kekamar jalal dan meraih salah satu kunci mobil yang tergantung di dinding dengan tergesa-gesa jodha menuju mobilnya dan segera melajukan audi hitam tersebut dengan kecepatan tinggi,di wajahnya terlihat jelas raut kecemasan ...
~~~~
Jalal sampai ketempat yang dituju ,tempat itu sebuah kawasan sepi dan angker ditambah ada jurang yang sangat dalam,entah bagaimana jodha bisa tahu tentang lokasi tersebut tapi yang jelas jalal akan mati konyol kalau dia datang sendirian ke tempat itu,
"oh kanha,,,semoga saja aku tidak terlambat, "
Jodha menambah kecepatan laju mobilnya sambil tak henti-hentinya berdoa supaya dia tidak terlambat untuk menolong jalal,jodha meraba ponselnya lalu menekan nomor polisi,,,
"hallo,,,kantor polisi,???
***
"hhaahaaa,,,ternyata kau tidak sepintar yang aku bayangkan jalal,kau tanpa pikir panjang lagi langsung datang kemari dan kau juga menepati janji mu untuk datang sendirian, " ujar seorang pria yang berpakaian serba hitam dan walaupun saat itu malam hari dia tetap mengenakan kaca mata hitam,ternyata itu bukan kaca mata hitam biasa ,,,kaca mata itu mempunyai fungsi yang bisa membuat mata abul mali yang cacat masih bisa melihat walau tidak sejelas sebelum cacat. Jalal mendengus dan ia segera meminta mali untuk melepaskan ruqaiya,
"aku sudah ada disini mali,sekarang lepaskan ruqaiya dan serahkan dia padaku, "
Abul mali semakin keras tawanya,dia merasa sangat geli melihat kebodohan jalal,
"apa kau pikir aku akan susah2 membawa wanita menyebalkan itu kemari hah, !!! Aku sudah menyuruh anak buah ku untuk mengurus wanita mu itu jalal dan sekarang mungkin dia sedang bersenang-senang bersama anak buah ku,,hhaahhhaaa, " abul mali terkekeh-kekeh.
Jalal tak percaya dengan semua kejadian itu,abul mali menjebaknya menggunakan ruqaiya,,,dia berlari kearah mali untuk menghajarnya tapi sebelum tangan jalal bisa menyentuh abul mali dari arah belakang anak buah mali memukul dengan sangat keras kepala jalal dan akibatnya jalal merasakan sakit yang luar biasa di kepalanya ,matanya berkunang-kunang kemudian ia roboh ketanah,,,tapi ada pemandangan lain yang kita lihat saat jalal terjatuh, anak buah abul mali yang tadi memukul jalal kini ikut roboh jatuh ke tanah dan apakah pembaca tahu siapa orang yang sudah memukul anak buah mali,??? Yaa ,,,orang itu adalah jodha,dia mengenakan setelan sama seperti abul mali,,,mulai dari baju nya yang berwarna hitam,topinya juga kaca matanya,,,saat itu rambut hitam panjang miliknya ia sanggul ke atas sehingga waktu ia memakai topi jodha akan terlihat persis seperti seorang pria. Abul mali sangat terkejut melihat jodha,
"kurang ajar jalal,dia membawa serta orang lain kemari. Habisi dua orang itu cepat, " perintah mali pada dua bodyguartnya, dua orang bertubuh kekar maju dan mereka mengeroyok jodha, jodha menghadapi kedua orang itu dengan sangat tangkas, jalal yang masih tersadar melihat seseorang berpakaian hitam sedang berkelahi dengan anak buah mali,dia berpikir orang itu adalah seorang pria sedikitpun jalal tidak menduga kalau itu jodha, tapi ia juga tidak tahu siapa orang itu dan ia mengira mungkin adam khan yang tadi sempat ia sms,(???)
Dengan sisa2 tenaga dan kekuatannya jalal berusaha bangkit dan menyerang abul mali ,tapi kondisi jalal saat itu terlalu lemah akibat pukulan keras di belakang kepalanya tadi jadi dengan mudah mali bisa menghajarnya sampai babak belur, jodha di sela-sela pergulatannya menghadapi anak buah mali masih menyempatkan untuk menoleh ke arah jalal yang sudah tak berdaya jadi bulan-bulanan tinju abul mali,ada rada prihatin dalam hati jodha saat melihat keadaan jalal dan kini konsentrasi jodha terpecah akibatnya ia kena ditonjok oleh anak buah mali di perut, jodha mengaduh karena sakit,,,suara mengaduh jodha menyadarkan semua orang disitu kalau ternyata dia seorang wanita,
Jalal yang sudah setengah pingsan setengah sadar tertegun saat mendengar suara jodha,dengan susah payah ia menoleh pada sosok yang kini sudah aktip kembali berkelahi ,topi yang dikenakan jodha sudah terlepas dan rambutnya yang panjang tergerai ,,,jalal yakin kalau itu benar-benar jodha. Abul mali melayangkan tendangannya ke kepala jalal akibatnya jalal jadi pingsan,,, jodha menghajar habis-habisan anak buah mali yang tadi menonjok perutnya orang itu roboh tak berdaya ketanah dan kini tinggal satu lagi ,sepertinya anak buah mali yang satu itu agak susah dijatuhkan oleh jodha ,,,barulah setelah berjuang cukup keras ia berhasil mengalahkan pria itu dia menoleh pada jalal yang sedang diseret mali ke arah mobilnya,ia hendak mengejar tapi baru saja mau melangkah terdengar suara mobil polisi dan itu membuat jodha menarik nafas lega...

Ayoo kakak LaNjut,,,,jaNgaN LaMa - LaMa,,,,gaa sabar Nee,,,,
BalasHapusLanjutttt.....kan beberapa hari ndak posting miminmn cantiiikkkk
BalasHapusIya ini mimin juga lg bkin lnjutannya :-)
BalasHapusSecepatnya ya min, uda gk sabar ni nunggu kelanjutannya... Hehehe
BalasHapus